Fiksi,
Jadilah Kau Nyata
Teringat
peralihan dunia tadi siang
Lucu,
ketika bidadari dalam bayangmu kau lihat nyata
Nyata,
tapi tidak.. terhenti dipersimpangan kenyataan dan khayalan
Berfikir
dalam perspektif dunia fiksi
Alunan
simfoni bertabrakan dengan distorsi
Seperti
batas demarkasi imajinasi dan realitas yang tidak bisa melebur
Masih
tetap terhenti dipersimpangan kenyataan dan khayalan
Apakah
kamu nyata? Apakah aku nyata buatmu?
Waktu
adalah dewa penentu segalanya
Sepeti
Kronos yang merubah ketiadaan menjadi ada
Yang
kubutuhkan saat ini adalah dukungan Sang Waktu
Maka
terhapuslah batas imajinasi dan realitas
Kotak
Pandora pun menipu musafir dunia dengan angan-angan fiksi dikepala
Menculikmu
dari Tartarus penjara fiksi dan jadilah kau nyata
Menarilah
bersamaku dibawah sinar bulan purnama, seperti malam ini
Kepada
Sang Arsitek Agung, aku mohon kekuatanMu
Bait-bait
ini kepersembahkan kepada bidadari tidak dikenal yang rela mematahkan sayapnya
dan turun kebumi hanya untuk lewat didepanku selama sepersekian detik yang
membekas dalam hidupku untuk selamanya. Apakah kau nyata buatku? Apakah aku
nyata buatmu, Fallen Angel?
S.J
Kamar nomer 2 Markas Morotai 4, 01.53 WITA, 16 Januari 2014
mohon masukannya, pertama bikin soalnya! hehehe
mohon masukannya, pertama bikin soalnya! hehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar